Finplan Academy
PI

Sertifikasi WMI - Pelatihan WMI - Wakil Manager Investasi

Sertifikat Wakil Manager Investasi (WMI) adalah sertifikasi atau izin yang diakui secara formal dan legal untuk para profesional yang melakukan pengelolaan dana atau portofolio investasi.

PI

Tentang Sertifikasi & Pelatihan

Pelatihan Sertifikasi WMI untuk Persiapan Karir di Pasar Modal

Industri pasar modal sama halnya dengan industri keuangan, penuh dengan regulasi karena didasari oleh asas kepercayaan, sehingga dibutuhkan integritas dan kredibilitas. Seseorang yang berkutat dalam industri pun dituntut untuk memiliki kredibilitas yang tinggi. Pembuktian dilakukan dengan memiliki sertifikasi pasar modal. Hal ini untuk membuktikan profesionalitas yang mengemban posisi merupakan orang yang kredibel dan berintegritas.

Terlebih dalam bidang pengelolaan investasi, dimana seorang profesional mengelola dana milik orang lain sehingga sang pengelola pun harus memiliki tingkat kepercayaan dan kemampuan yang mumpuni. Sertifikat WMI menjadi jawabannya karena menjadi bukti atas seseorang memiliki kemampuan pengelolaan investasi memenuhi kebutuhan dari Industri dan sesuai dengan standar BNSP dan OJK,

Apa Itu WMI?

Sertifikat WMI adalah sertifikasi atau izin yang diakui secara formal dan legal untuk para profesional yang melakukan pengelolaan dana atau portofolio investasi. Kegiatan yang menjadi domain keahlian dari pemegang sertifikasi WMI adalah merancang, menyusun, dan mengelola portofolio investasi efek baik berupa saham, obligasi, ataupun instrumen investasi lainnya.

Sertifikat WMI ini merupakan hal wajib bagi para pengelola portofolio investasi nasabah. Fungsi sertifikat WMI sendiri adalah sebagai legalitas karena jabatan sebagai wakil manajer investasi diwajibkan memiliki sertifikat dan lisensi WMI sebagaimana diatur dalam POJK No 31 Tahun 2018. Selain itu, dengan memiliki sertifikat WMI ini, seseorang terbukti secara kompeten telah memenuhi unit kompetensi yang dibutuhkan seorang manajer investasi di industri. Pendirian sebuah perusahaan manajer investasi pun mensyaratkan direksi atau pendirinya beserta organ dibawahnya memiliki sertifikat WMI beserta dengan lisensinya.

Siapa yang Cocok Mengikuti Sertifikasi WMI?

Sertifikasi WMI sangat cocok untuk kamu yang:

  • Sedang mempersiapkan karir di perusahaan asset management, dana pensiun, ataupun manajer investasi.

  • Ingin bekerja sebagai analis investasi, manajer investasi ataupun fund manager.

  • Seorang influencer keuangan yang bergerak di bidang keuangan sebagamana diatur dalam POJK No 13 Tahun 2025.

  • Community manager yang mengelola sebuah komunitas keuangan atau investasi.

  • Aktif di sosial media dan senang berbagi informasi di bidang keuangan dan investasi terlebih memberikan rekomendasi.

  • Fresh Graduate ataupun mahasiswa S1 dari semua jurusan yang sudah menyelesaikan semester 6 perkuliahan dan ingin berkarir di Pasar Modal untuk punya nilai tambah di depan HRD

  • Lulusan D3 semua jurusan yang ingin berkarir di industri pasar modal.

Apabila salah satu poin diatas adalah kamu, kamu bisa pertimbangkan untuk mengambil sertifikat WMI sebagai langkah pertama kamu untuk berkarir di industri pasar modal. 

Mengapa Sertifikat WMI Penting?

Industri pasar modal merupakan industri yang berbasiskan dengan reputasi dan kepercayaan. Oleh karena itu, regulasi menjadi hal yang penting untuk mengatur perjalanan bisnis supaya tetap dalam koridornya. Fungsi sertifikat WMI pada industri pasar modal adalah sebagai tanda kredibilitas dan profesionalitas. Setiap profesional yang melakukan pengelolaan investasi harus memenuhi standar kompetensi dan kredibilitas yang diperlukan. Sertifikat WMI menjadi bukti dari semuanya. 

Adapun kenapa kamu harus memiliki sertifikat WMI, adalah sebagaimana berikut:

  • WMI atau Wakil Manajer Investasi merupakan izin atau lisensi untuk seseorang atau badan yang melakukan fungsi sebagai pengelola investasi sesuai dengan regulasi POJK No 31 Tahun 2018. Sehingga untuk mengemban posisi tersebut, diperlukan sertifikat WMI.

  • Sertifikasi WMI menaikkan nilai tawar diri kamu di depan HRD menjadi ready to work. Hal ini karena dengan sertifikat WMI, kamu memiliki bukti telah memenuhi kompetensi sesuai dengan standar industri.

  • Meningkatkan trust dari nasabah yang memilih kamu sebagai pengelola portofolio investasinya. Sertifikat WMI membuktikan kemampuan dan pengetahuan kamu dalam bidang investasi.

  • Memiliki sertifikat WMI berarti kamu membidik career path yang berkenaan dengan pengelolaan investasi seperti menjadi analis investasi, fund manager, ataupun sebagai chief investment officer.

  • Sertifikat WMI juga menunjukkan kamu memiliki integritas sesuai dengan etika yang terkandung dalam kompetensi wakil manajer investasi, yakni mendahulukan kepentingan nasabah diatas kepentingan pribadi serta menghindari terjadinya fraud.

Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan WMI

Materi sertifikasi WMI yang dipelajari saat pelatihan adalah sebagaimana berikut;

  1. Melakukan analisa atau riset atas risiko dan peluang yang ada sebelum melakukan investasi, baik untuk instrumen investasi konvensional maupun instrumen investasi syariah.

  2. Melakukan perencanaan dan perancangan portofolio investasi baik berupa melakukan penyusunan strategi bagaimana portofolio investasi akan dibentuk, membuat kertas kerja untuk melakukan dokumentasi teknis dan perhitungan sebelum investasi dieksekusi, serta memastikan rencana sudah memenuhi standar dan kaidah, utamanya untuk efek bersifat syariah.

  3. Melakukan eksekusi rencana investasi dengan memperhatikan dan mengawal prosesnya agar sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya

  4. Melakukan pengawasan, pemantauan, dan melaporkan performa dari portofolio investasi yang dikelola kepada investor. Termasuk melakukan kegiatan penasihat investasi kepada investor yang membutuhkan.

Alur Mengikuti Pelatihan WMI di Finplan Academy

Berikut cara untuk mengikuti pelatihan WMI di Finplan Academy:

  1. Daftar pelatihan sertifikasi WMI di Finplan Academy, isi data diri dan pilih tanggal pelatihan yang ingin diikuti.

  2. Penuhi persyaratan yang diperlukan seperti pembayaran biaya pelatihan, ijazah (apabila ada), atau transkrip nilai terakhir (apabila ada).

  3. Ikuti pelatihan di Finplan Academy sebanyak 5 pertemuan kegiatan belajar, selama 2 minggu dengan rincian 4 pertemuan untuk membahas materi dan 1 pertemuan untuk simulasi ujian. Semua pertemuan dilakukan secara online, sehingga bisa dilakukan darimana saja. Kalaupun tidak sempat mengikuti kelasnya, video rekaman akan dikirimkan setelah kelas selesai untuk diulang kembali di rumah.

  4. Persiapkan diri untuk ujian sertifikasi pasar modal secara online yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi IKEPAMI, anak usaha dari Bursa Efek Indonesia.

  5. Ketika kamu mendapatkan rekomendasi dari penguji/asesor, selamat! Tinggal selangkah lagi kamu mendapatkan sertifikat WMI kamu!

  6. Tunggu pengumuman resminya melalui email LSP IKEPAMI dan Sertifikat BNSP akan dikirimkan langsung ke rumah kamu!



Prospek Karier Setelah Memiliki Sertifikat WMI

Selamat! Setelah memiliki sertifikat WMI, kamu kini punya keunggulan di mata HRD karena kamu sudah terbukti memiliki kompetensi pengelolaan investasi sesuai dengan standar industri. Berikut contoh prospek karir yang bisa kamu tempuh dengan memiliki sertifikasi WMI

Jenis Sertifikasi Pasar Modal

Prospek Karier

Deskripsi Pekerjaan

WMI (Wakil Manajer Investasi)

Manajer Investasi (Fund Manager)

Melakukan pengelolaan investasi dana nasabah seperti Reksadana termasuk bertanggung jawab atas performa portofolio investasinya baik risiko ataupun imbal hasil yang diperoleh

Investment Analyst (Analis Investasi)

Melakukan riset dan analisa terhadap emiten, makroekonomi, serta kondisi pasar modal.

Portfolio Manager 

Menyusun, mengeksekusi, mengelola, dan mengawasi aset (saham, obligasi, pasar uang) dalam sebuah portofolio.

Hal yang perlu kamu ingat, sertifikasi WMI ini bagaikan memiliki SIM untuk mengemudi. Jadi untuk memperoleh posisi tersebut, kamu sudah selangkah lebih maju di mata HRD. Jadi manfaatkan kesempatanmu sekarang!

Perbedaan WMI dan WPPE

Sertifikat Pasar Modal yang berkenaan dengan investasi ada banyak macamnya. Diantaranya ada Sertifikat Wakil Manajer Investasi atau WMI dan Sertifikat Wakil Perantara Pedagang Efek. Keduanya merupakan sertifikasi dengan jenjang kualifikasi 5, namun peran kerja keduanya sangat berbeda. Berikut ini merupakan perbedaan dari Sertifikasi WMI dan Sertifikasi WPPE:

  

Aspek

WMI (Wakil Manajer Investasi)

WPPE (Wakil Perantara Pedagang Efek)

Subbidang Resmi

Pengelolaan Investasi.

Perantara Pedagang Efek.

Fokus Utama Profesi

Mengelola langsung dana kolektif masyarakat (seperti Reksadana) atau Portofolio Investasi Nasabah secara aktif.

Menjembatani transaksi jual-beli efek (saham / obligasi) antara nasabah dengan sekuritas (Brokerage / Sales).

Kompetensi 

Analisis peluang & risiko investasi secara makro, Menyusun strategi pengelolaan investasi, Membuat kertas kerja portofolio, Monitoring kinerja portofolio dan transaksi aset dasar, Memberikan jasa Penasihat Investasi.

Pemasaran dan promosi produk investasi, Rekomendasi efek ekuitas dan utang, Penyelesaian transaksi efek (settlement), Pembukaan rekening efek nasabah

Prospek Karir

Asset Management, atau Dana Pensiun

Manajer Investasi, Investment Analyst, Portfolio Manager

Sekuritas & Perbankan:

Equity Broker, Account Officer, Relationship Manager, Equity Dealer

Persyaratan Pengalaman Kerja Khusus

  • Pendidikan minimal D3 / Sederajat ATAU

  • Pendidikan minimal SMU / Sederajat + Pengalaman kerja min. 3 tahun di Industri Jasa Keuangan ATAU

  • Pengalaman kerja menduduki jabatan Manajer sekurang - kurangnya 2 tahun di Industri Jasa Keuangan

  • Pendidikan minimal D3 / Sederajat ATAU

  • Pendidikan minimal SMU / Sederajat + Pengalaman kerja min. 3 tahun di Industri Jasa Keuangan ATAU

  • Pengalaman kerja menduduki jabatan Manajer sekurang - kurangnya 2 tahun di Industri Jasa Keuangan

Sebuah analogi dari pemegang Sertifikat WMI dan Sertifikat WPPE dalam sebuah restoran, maka seorang pemegang sertifikat WPPE adalah seorang pramusaji yang menyambut sampai melayani customer yang datang, sedangkan pemegang sertifikat WMI adalah seorang koki yang memasak makanan yang akan disajikan.

Seorang pemegang Sertifikasi WPPE melakukan akuisisi nasabah-nasabah baru, atau melakukan penjualan produk-produk investasi sedangkan seorang pemegang Sertifikasi WMI bertugas untuk merancang dan mengelola produk investasi yang akan ditawarkan.

Semoga dari analogi tersebut, kamu bisa memahami perbedaan antara sertifikasi WMI dan sertifikasi WPPE dan kamu bisa memutuskan sertifikasi pasar modal mana yang akan kamu ambil sebagai pondasi karir kamu kedepannya di Industri Pasar Modal.

Perbedaan WMI dan PI

Walaupun sama sama berkaitan dengan investasi, ada perbedaan yang mendasar         antara sertifikat pasar modal Wakil Manajer Investasi dan Penasihat Investasi (PI). Adapun perbedaanya disajikan sebagaimana berikut;

Tabel perbedaan Sertifikat Wakil Manajer Investasi dan Penasihat Investasi

Aspek

WMI (Wakil Manajer Investasi)

PI (Penasihat Investasi)

Definisi

Izin perorangan resmi dari OJK yang terkait kewenangan seseorang dalam bertindak mewakili perusahaan Manajer Investasi dalam mengelola portofolio efek atau reksa dana.

Pihak (bisa perorangan atau perusahaan) yang memberikan jasa nasihat, analisis, dan rekomendasi mengenai jual-beli efek kepada nasabah dengan mendapatkan imbalan (fee).

Wewenang Profesi

Eksekutor & Pengelola Dana: Berwenang penuh melakukan pengelolaan investasi, mengalokasikan aset, dan melakukan transaksi jual-beli (saham, obligasi, dll) atas nama dana kelolaan nasabah.

Konsultan & Pemberi Saran: Hanya berwenang memberikan rekomendasi dan analisis. PI dilarang keras menerima dana titipan nasabah atau mengeksekusi transaksi secara sepihak.

Tingkat Kesulitan Ujian

Tinggi: Menguji kemampuan analisis kuantitatif yang mendalam, manajemen risiko, serta pemahaman regulasi yang ketat. Angka kelulusannya relatif kompetitif.

Sedang menuju Tinggi: Lebih berfokus pada kemampuan analisis makro, valuasi aset, serta kepatuhan kode etik pemberian nasihat kepada klien.

Materi yang Diujikan

Adapun materi Sertifikat Wakil Manajer Investasi meliputi :

  1. Analisis & Riset Pasar: Kemampuan memetakan peluang serta risiko instrumen investasi di pasar modal, termasuk aset berbasis syariah.

  2. Perencanaan Portofolio: Merumuskan strategi alokasi aset, menyusun kertas kerja teknis, dan merancang portofolio investasi yang matang.

  3. Eksekusi & Penyelesaian Transaksi: Mengelola dan mengawal proses jual-beli aset dasar (saham/obligasi) hingga tuntas (settlement).

  4. Monitoring, Edukasi, & Teknologi: Memantau kinerja portofolio secara berkala, memberikan jasa konsultasi/penasihat investasi kepada nasabah, serta mengelola sistem informasi keuangan.

Adapun materi Sertifikat Penasihat Investasi meliputi:

Analisis Multi-Aset & Tren Global: Analisis peluang dan risiko instrumen investasi konvensional, prinsip syariah, produk investasi alternatif, hingga produk investasi berkelanjutan (ESG/Sustainable Investment).

Perencanaan Strategi Investasi: Menyusun rekomendasi bauran aset dan strategi pengelolaan investasi yang sesuai dengan profil risiko klien.

Evaluasi & Monitoring: Memantau, meninjau, dan menganalisis kinerja portofolio secara berkala untuk bahan evaluasi bersama nasabah.

Komunikasi, Konsultasi, & Edukasi: Memberikan jasa penasihat investasi yang objektif kepada nasabah serta mengelola program literasi dan edukasi keuangan.

Dari perbedaan kedua sertifikat pasar modal tersebut, semoga kamu sudah bisa memutuskan sertifikat pasar modal apa yang akan kamu ambil, ya!

Jadwal dan Biaya Pelatihan WMI

Pelatihan sertifikasi WMI di Finplan Academy sebagai Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Pasar Modal resmi yang bekerja sama dengan LSP Ikepami, anak usaha dari Bursa Efek Indonesia, secara rutin diadakan setiap awal bulannya, di minggu pertama atau pada minggu kedua.

Adapun biaya Sertifikasi WMI di Finplan Academy sebagaimana berikut;

Detail

Reguler

WMI Fresh Graduate

WMI Mahasiswa

Harga Sertifikasi

Rp5.600.000

Rp4.600.000

Rp3.200.000

Biaya Pelatihan

Rp2.936.000

Rp1.936.000

Rp1.535.000

Biaya Ujian

Rp2.664.000

Rp2.664.000

Rp1.665.000

Persyaratan khusus

-

(fresh graduate program diploma (D3) maupun sarjana (S1) dengan masa kelulusan kurang dari 1 tahun.

Mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan studi minimal 6 semester.



Silabus Pelatihan WMI

Adapun Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi Pasar Modal Berdasarkan SKKNI No.20 Tahun 2024 Untuk program WMI Jenjang Kualifikasi 5 Bidang Pasar Modal Subbidang Pengelolaan Investasi meliputi :

  • UK Melakukan Analisis Peluang dan Risiko Investasi

  • UK Melakukan Analisis Peluang dan Risiko Investasi Sesuai dengan Prinsip Syariah

  • UK Menyusun Strategi Pengelolaan Investasi

  • UK Membuat Kertas Kerja Pengelolaan Portofolio

  • UK Melakukan Monitoring Kinerja Portofolio

  • UK Melakukan Transaksi Aset Dasar Portofolio

  • UK Melakukan Pengelolaan Portofolio Investasi Sesuai dengan Prinsip Syariah

  • UK Melakukan Penyelesaian Transaksi Efek pada Pengelolaan Investasi

  • UK Memberikan Jasa Penasihat Investasi kepada Nasabah

  • UK Mengelola Sistem Informasi

FAQ Sertifikasi WMI

  • Apa itu Sertifikat WMI?
    Sertifikat WMI adalah bukti atas kompetensi seseorang atas kemampuannya dalam melakukan pengelolaan investasi sesuai dengan SKKNI No 20 Tahun 2024 yang disusun oleh BNSP dan OJK.

  • Apa itu Lisensi WMI
    Lisensi WMI adalah izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk perseorangan yang telah memenuhi kompetensi dalam pengelolaan investasi sesuai SKKNI No 20 Tahun 2024 untuk bertindak mewakili Perusahaan Manajer Investasi dalam mengelola portofolio investasi (efek) atau dana kolektif nasabah.

  • Mengapa lisensi WMI sangat penting bagi karier di pasar modal?
    Lisensi WMI sangat penting dalam industri pasar modal karena merupakan izin resmi dari OJK untuk siapa saja yang melakukan fungsi pengelolaan dana investasi. Selain memenuhi regulasi, sertifikasi WMI menjadi bukti bahwa seseorang memiliki kompetensi dalam menganalisa keuangan, manajemen risiko, dan melakukan strategi pengelolaan portofolio, yang otomatis meningkatkan kredibilitas.

  • Posisi pekerjaan apa saja yang mewajibkan kepemilikan WMI?
    Berdasarkan regulasi yang berlaku di industri pasar modal, posisi yang wajib memiliki sertifikat WMI antara lain:

    • Investment Analyst 

    • Fund Manager yang melakukan pengelolaan dana nasabah.

    • Chief Investment Officer (CIO) atau Direktur Investasi.

  • Apa keuntungan memiliki sertifikat WMI bagi mahasiswa atau fresh graduate?
    Bagi mahasiswa atau fresh graduate, memiliki sertifikat WMI merupakan nilai jual yang tinggi karena kamu sudah selangkah lebih maju membuktikan siap kerja dan memenuhi kompetensi yang sudah sesuai dengan standar industri apabila dibandingkan dengan kandidat lainnya yang belum memiliki sertifikat pasar modal..

  • Di mana saja pemegang sertifikat WMI dapat bekerja?

Seseorang pemegang sertifikat WMI dapat bekerja dibeberapa jenis perusahaan seperti:

  • Asset Management

  • Asuransi

  • Dana Pensiun .

  • Wealth Management di Perbankan (Private Banking).

  • Lembaga keuangan pemerintah atau Sovereign Wealth Fund.

  • Apakah seseorang boleh memberikan rekomendasi saham tanpa lisensi WMI?
    Tidak diperkenankan baik secara institusional atau komersial. Untuk memberikan rekomendasi saham ataupun pemberian nasihat investasi, seseorang wajib memiliki izin resmi dari OJK. Memberikan rekomendasi, nasihat atau mengelola dana masyarakat secara komersial tanpa izin resmi dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

  • Apa saja keunggulan mengikuti program pelatihan WMI di Finplan Academy?
    Finplan Academy menawarkan bimbingan oleh praktisi berpengalaman, jadwal fleksibel di luar jam kerja, simulasi ujian, grup diskusi, dan jaminan mengulang pelatihan tanpa biaya tambahan hingga peserta lulus.

  • Bagaimana cara mendaftar pelatihan WMI di Finplan Academy? 

Kamu dapat mendaftar langsung melalui halaman Pendaftaran di website kami, atau menghubungi tim kami melalui WhatsApp untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal dan kuota.

WhatsApp